Dampak Pencabutan Program Sekolah Penggerak Berdasarkan Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14/M/2025
Pendahuluan
Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14/M/2025 menjadi salah satu kebijakan penting dalam dunia pendidikan di Indonesia. Dengan keputusan ini, Program Sekolah Penggerak yang sebelumnya diatur dalam Keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Nomor 371/M/2021 resmi dicabut.
Artikel ini akan membahas secara mendalam mengenai latar belakang pencabutan, dampaknya bagi dunia pendidikan, serta bagaimana pemerintah berencana menyesuaikan kebijakan pendidikan ke depan.
Latar Belakang Pencabutan Program Sekolah Penggerak
Apa Itu Program Sekolah Penggerak?
Program Sekolah Penggerak merupakan inisiatif yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas sekolah dengan pendekatan berbasis transformasi pendidikan. Program ini melibatkan berbagai elemen, termasuk peningkatan kompetensi kepala sekolah dan guru, penguatan kurikulum, serta peningkatan fasilitas pendidikan.
Namun, dalam perkembangannya, program ini dianggap kurang efektif dalam menjawab kebutuhan pendidikan saat ini.
Mengapa Keputusan Ini Dicabut?
Keputusan Nomor 14/M/2025 menguraikan alasan utama pencabutan Program Sekolah Penggerak:
Perubahan Regulasi – Program ini sudah tidak sesuai dengan perkembangan hukum dan kebijakan pendidikan terkini.
Evaluasi Efektivitas Program – Evaluasi terhadap program ini menunjukkan bahwa hasil yang dicapai belum optimal dalam meningkatkan kualitas pendidikan secara merata.
Penyesuaian Program Prioritas – Pemerintah ingin mengarahkan fokus pada program yang lebih relevan dan berdaya guna bagi seluruh satuan pendidikan di Indonesia.
Konsekuensi Pencabutan Program Sekolah Penggerak
Pencabutan Program Sekolah Penggerak membawa beberapa dampak besar bagi sistem pendidikan nasional:
1. Perubahan dalam Sistem Pembelajaran
Sekolah-sekolah yang sebelumnya menjadi bagian dari Program Sekolah Penggerak akan mengalami perubahan dalam metode pembelajaran dan pendampingan. Kurikulum dan model pembelajaran yang digunakan akan disesuaikan dengan kebijakan baru.
2. Implikasi bagi Guru dan Kepala Sekolah
Para pendidik yang telah mendapatkan pelatihan dalam Program Sekolah Penggerak perlu menyesuaikan diri dengan kebijakan baru. Mereka mungkin perlu mengikuti pelatihan tambahan sesuai dengan program pendidikan terbaru.
3. Reorientasi Anggaran Pendidikan
Anggaran yang sebelumnya dialokasikan untuk Program Sekolah Penggerak kemungkinan besar akan dialihkan ke program pendidikan lain yang lebih efektif dan merata dalam meningkatkan mutu pendidikan nasional.
Program Baru Pengganti Sekolah Penggerak
Meskipun Program Sekolah Penggerak dicabut, Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah tetap berkomitmen untuk meningkatkan mutu pendidikan melalui kebijakan baru yang lebih relevan. Beberapa inisiatif yang kemungkinan akan menjadi fokus utama antara lain:
Peningkatan Digitalisasi Pendidikan – Memperkuat penggunaan teknologi dalam pembelajaran untuk meningkatkan akses dan kualitas pendidikan.
Penguatan Kompetensi Guru – Memberikan pelatihan yang lebih terarah bagi guru agar mereka dapat beradaptasi dengan perubahan kurikulum.
Pemerataan Kualitas Pendidikan – Meningkatkan pemerataan akses pendidikan berkualitas di daerah-daerah tertinggal.
Pihak yang Terlibat dalam Implementasi Kebijakan Baru
Keputusan ini telah dikomunikasikan kepada berbagai pihak terkait dalam dunia pendidikan, termasuk:
Sekretaris Jenderal dan Inspektur Jenderal Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah
Direktur Jenderal Pendidikan Anak Usia Dini
Gubernur dan Kepala Dinas Pendidikan di seluruh Indonesia
Dengan komunikasi yang efektif, diharapkan seluruh pemangku kepentingan dapat memahami dan menerapkan kebijakan baru dengan baik.
Kesimpulan
Pencabutan Program Sekolah Penggerak melalui Keputusan Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Nomor 14/M/2025 adalah langkah yang diambil pemerintah untuk menyelaraskan kebijakan pendidikan dengan kebutuhan zaman. Dengan adanya penyesuaian program pendidikan, diharapkan sistem pendidikan nasional dapat berkembang lebih baik dan memberikan manfaat bagi seluruh peserta didik.
Untuk informasi lebih lanjut mengenai perkembangan kebijakan pendidikan terbaru, Anda dapat mengunjungi Kang Ruli yang menyajikan berbagai informasi seputar dunia pendidikan dan kebijakan terkini.