Pembukaan: Kultum, Cahaya Kecil di Tengah Ramadan
Ramadan adalah panggung kebaikan, dan kultum Ramadan singkat adalah kilau cahaya yang menerangi hati dalam waktu 5 menit. Baik saat tarawih atau sahur, kultum menjadi pengingat yang hangat dan penuh makna. Di era kekinian, kita butuh tema yang relevan—yang dekat dengan keseharian, namun tetap menggugah jiwa. Berikut adalah beberapa ide kultum 5 menit yang singkat, tajam, dan menyentuh hati, siap Anda sampaikan di masjid atau lingkungan Anda. Mari kita sambut Ramadan dengan semangat yang menyala!
1. Puasa di Era Digital: Menjaga Hati dari Godaan
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saudaraku, puasa bukan hanya menahan lapar, tapi juga menjaga hati. Rasulullah SAW bersabda, “Barang siapa yang tidak meninggalkan perkataan dusta, Allah tidak butuh dia meninggalkan makan dan minumnya” (HR. Bukhari). Di zaman medsos, godaan ada di ujung jari—fitnah, ghibah, dan scroll tanpa tujuan. Mari puasa kali ini jadi momen “detoks digital”. Matikan notifikasi yang tak perlu, ganti dengan tilawah dan dzikir. Lima menit tanpa gadget bisa jadi pintu ke ketenangan hati.
2. Sahur: Kerennya Bangun untuk Allah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Sahur itu kekinian, lho! Rasulullah SAW bilang, “Makan sahurlah, karena di dalam sahur ada berkah” (HR. Bukhari-Muslim). Bangun jam 3 pagi, saat dunia masih tidur, adalah “tren” terbaik Ramadan. Bukan cuma ngantuk yang kita lawan, tapi nafsu yang kita kalahkan. Segelas air, sepiring nasi, dan doa—itu cukup untuk membawa berkah seharian. Jadikan sahur kultum sahur pribadi, saat kita bisikkan niat kepada Allah.
3. Tarawih: Olahraga Jiwa yang Hits
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saudaraku, tarawih adalah “olahraga jiwa” yang tak pernah ketinggalan zaman. Rasulullah SAW janjikan, “Barang siapa shalat malam di Ramadan karena iman dan mengharap pahala, diampuni dosanya yang lalu” (HR. Bukhari-Muslim). Bayangkan, 20 menit tarawih bisa hapus dosa dan bikin hati ringan. Jangan skip, meski capek kerja seharian. Tarawih adalah kultum tarawih hidup—setiap rakaat adalah langkah menuju Allah.
4. Berbagi Takjil: Kecil Tapi Bergetar di Hati
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Satu gelas es teh atau sepotong kurma bisa jadi amal besar. Allah berfirman, “Jika kamu bersyukur, Aku tambah nikmatmu” (QS. Ibrahim: 7). Berbagi takjil adalah trending topic Ramadan—kecil di tangan, besar di mata Allah. Rasulullah SAW paling dermawan di bulan ini (HR. Bukhari). Yuk, ajak temen, tetangga, atau posting di medsos: “Takjil gratis, barakah melimpah!” Satu senyum dari yang menerima, itulah hadiahnya.
5. Doa Buka Puasa: DM Langsung ke Allah
Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh,
Saat berbuka, ada momen “DM” langsung ke Allah. Rasulullah SAW bilang, “Doa orang berpuasa saat berbuka tidak ditolak” (HR. Ibnu Majah). Ucapkan, “Allāhumma laka shumtu wa ‘alā rizqika afthartu,” lalu curhat apa saja—harapan, maaf, atau kekuatan. Lima menit ini adalah waktu emas. Jangan scroll HP dulu, tapi angkat tangan. Doa adalah kultum Ramadan singkat yang tak perlu kata panjang, tapi penuh makna.
Penutup: 5 Menit yang Mengubah Jiwa
Lima menit bukan waktu lama, tapi cukup untuk menyalakan bara iman. Kultum Ramadan singkat ini adalah jembatan kecil menuju hati yang besar—tema kekinian, dalil kuat, dan inspirasi nyata. Di masjid setelah tarawih atau di meja sahur bersama keluarga, jadikan kultum ini penyemangat Ramadan 2025. Mari kita isi bulan suci dengan kata-kata yang hidup, karena di setiap ucapan ada harapan untuk menjadi lebih baik. Yuk, mulai sekarang—5 menit untuk Allah, seumur hidup untuk keberkahan!